Oleh: rahmadya | 10 Februari 2010

Pengenalan CVT 4: Transmisi Spontan

Matic ternyata memiliki sistem seperti gas spontan dengan bantuan mekanisme yang disebut torsi cam. Sistem ini dirancang untuk menghadapi medan tanjakan atau saat tiba-tiba menarik gas. Gambar di bawah ini kondisi saat beban ringan (perhatikan torsi cam-nya).

Saat menderita beban lebih, torsi cam akan menuju arah luar mengakibatkan pulley sekunder menyempit yang menaikan torsi transmisi (kok bisa menaikan torsi? – buka buku rumus menghitung torsi). Sedangkan saat gas spontan atau jalan tanjakan, terjadi kondisi seperti gambar di bawah ini.

Oleh: rahmadya | 9 Februari 2010

Deteksi Tanda Tangan di Perbankan

Melanjutkan tulisan yang lalu mengenai latar belakang penelitian saya, ada baiknya kita tinjau, bagaimana sih sistem yang ada sekarang dalam mendeteksi suatu tanda tangan (tanpa bantuan IT secara langsung).  Berikut merupakan tampilan saat sistem di Teller sedang mengecek tanda tangan nasabah yang akan mengambil dana. Program tersebut saya install di laptop (kok bisa sih? .. ya bisa aja, dalam dunia IT, apa sih yang ga bisa di otak-atik, yg penting hati-hati dan waspada).

Program yang dibeli dari perusahaan Fiserv Alliant, mengharuskan teller memiliki kemampuan membandingkan antara tanda tangan nasabah dengan spesiment tanda tangan yang ada dalam database bank tersebut. Nah, penelitian saya bermaksud membuat sistem seperti itu, tapi dengan komputer yang mendeteksi kebenaran tanda tangan (tentu saja agak sulit diimplementasi tanpa bantuan digitized tablet, untuk tanda tangan). Sampel tanda tangan yang akan diuji akan di-capture lewat webcam (dengan pertimbangan lebih murah dan bisa dipakai oleh operator – tentu saja webcam external). Pilihan jatuh pada merek logitech, dengan pertimbangan selain gratis (nyari sendiri di gudang fakultas teknik) juga ada tombol “capture” pada webcam-nya saat memotret, sehingga tidak perlu mengklik mouse atau keyboard lagi.

Seperti pada program Fiserv, speciment tanda tangan saya letakkan di sayap kanan (kayak main bola ajah ..), Sedangkan sayap kiri hasil capture tanda tangan via webcam yang sudah terolah dengan pengolah citra (image processing) pada MATLAB. Ada dua teknik learning yang saya gunakan yang nantinya akan dibandingkan yaitu feedforward backpropagation dan cascade-forward backpropagation. Katanya sih (riset terdahulu), cascade-forward backpropagation lebih cepat kinerjanya, tapi kita lihat saja nanti. OKEH ..

Oleh: rahmadya | 8 Februari 2010

Jaringan Syaraf Tiruan

Atas saran dari Dr. Prabowo dengan disertai riset terdahulu mengenai pengenalan jenis kayu berdasarkan pola permukaan kayu (IPB), maka sy bermaksud menerapkan metode jaringan syaraf tiruan untuk mendekteksi tanda tangan seseorang. Studi kasus sy ambil di Fakultas Teknik Universitas Islam “45″ Bekasi dengan sampel tanda tangan sebanyak 30 buah orang dan tiap orang menandatangani sekitar 10 tanda tangan (dalam dunia perbankan diistilahkan dengan speciment).

Berbeda dengan sidik jari, retina mata dan sejenisnya yang cenderung tetap, tanda tangan sangat dipengaruhi oleh kondisi saat tanda tangan. Dan dapat dipastikan tidak mungkin membuat tanda tangan oleh orang yang sama dua buah tanda tangan yang 100 persen sama. Oleh karena itulah profesor Zadeh (Barkeley) mencetuskan istilah “Soft Computing”, berarti melakukan computasi terhadap suatu hal yang memiliki ketidak pastian, ketidak akuratan maupun kebenaran parsial .

Saat ini sudah masuk ke tahap testing software yang telah saya buat (murni dari a-z dengan bahasa komputasi teknis MATLAB), berhubung saat ini GUI pada MATLAB sudah berkembang sangat baik. Pada software tersebut saya masukkan tiga metode yang akan diuji kinerjanya yaitu feedforward backpropagation, cascade-forward backpropagation dan euclidean distance (bukan jaringan syaraf tiruan). Demikian, tulisan pembuka dari saya dan akan dilanjutakan mulai tulisan yang akan datang ke dasar pengolahan citra (image processing) untuk mengakuisisi gambar tanda tangan yang akan diuji. Cao ..

Oleh: rahmadya | 5 Februari 2010

Pengenalan CVT-3: Rangkaian Penggerak

Setelah tulisan yang lalu dibahas komponen-komponen yang ada pada CVT, sekarang saatnya kita ulas satu persatu tiap komponen. Rangkaian penggerak berfungsi mentransfer daya gerak dari mesin ke roda belakang.

Prinsipnya ada dua rangkaian penggerak yaitu pulley primer dan pulley sekunder. Pulley primer terletak langsung dengan engine, sedangkan pulley sekunder dihubungkan lewat belt.

Pulley Primer

Membuka dan menutupnya cakram pada pulley bergerak berfungsi merubah perbandingan transmisi. Prinsip yang digunakan adalah prinsip gaya sentrifugal pada pemberat. Saat berputar cepat, penggerak seakan-akan dibuang ke luar, dan karena ditahan, maka akan menggeser slider yang akibatnya menggerakkan cakram pada pulley bergerak.

Pulley Sekunder

Pulley sekunder terletak di belakang yang fungsinya memutarkan roda belakang. Pada pulley sekunder terdapat kopling sentrifugal. Kopling sentrifugal memiliki prinsip jika kecepatan kurang, penggerak terlepas dari poros roda belakang, bila kecepatan sampai harga tertentu, maka kopling “masuk”.

CVT bekerja untuk semua kecepatan dari kecepatan rendah (mulai bergerak), kecepatan menengah dan tinggi bahkan saat mendaki.

Bersambung …

Oleh: rahmadya | 3 Februari 2010

Pengenalan CVT-3: Cara Kerja

Banyak yang bertanya, bagaimana bisa motor berakselerasi tanpa ada perpindahan gigi? Berikut ini sedikit penjelasan yang bisa saya berikan. Prinsip dasarnya adalah adanya prinsip sentrifugal yang menggerakkan pulley.

Untuk penjelasan cara kerja tiap komponen akan diupload di tulisan yang akan datang.

Oleh: rahmadya | 2 Februari 2010

Dasar – Dasar CATIA

Berikut ini langkah-langkah memulai CATIA. Buka environment CATIA untuk mencoba membentuk bangun dasar lewat mechanical Design > Part Design

Logika proses pembuatan dari dua dimensi menjadi tiga dimensi, dalam catia sangat mudah dengan tiga langkah sederhana sebagai berikut:

Untuk melakukan langkah I, berikut

Coba buat gambar balok dengan tiga langkah di atas seperti di bawah ini:

Kritik, saran, pertanyaan dan komentar Kami butuhkan, see you next ..

Oleh: rahmadya | 1 Februari 2010

Pengenalan CVT-2

Melanjutkan tulisan yang lalu mengenai dasar2 CVT, berikut ini adalah solusi yang diberikan oleh tim yamaha untuk mengatasi cvt yang berdecit (seperti suara tikus).

Bila ada suara berdecit pada belt saat akselerasi (ngegas), periksa permukaan singgung dari V-belt. Jika kondisi baik, gunakan vbelt-cleaner / larutan pembersih vbelt untuk menghilangkan suara berdecit (suara tikus). Di bawah ini rekomendasi dari yamaha:

Oleh: rahmadya | 23 Januari 2010

Pelatihan CATIA V5 R17

Menyambung tulisan lalu, pada tanggal 20, 21 dan 22 telah dilaksanakan pelatihan CATIA sebagai pengganti mata kuliah Bahasa Inggris III yang kurang pertemuannya. Diikuti oleh 15-an orang siswa, tinggal 4 orang yang berminat mendalami software yang digunakan pertama kali untuk merancang pesawat mirage itu.

Hari Pertama: Diperkenalkan dasar-dasar CATIA yang berupa environment, teknik pembuatan sketsa dan manipulasi ke bentuk 3D (Dres up fitures). Hasil lumayan, berhasil menciptakan bangun 3D walaupun masih sederhana. Beberapa siswa mundur karena kebingungan. Intinya, hari pertama membahas part design dan generate shape design (bentuk lembaran).

Hari Kedua: Diperkenalkan teknik Assembly design. Bentuk part design, pada assembly design dicoba untuk dirakit menghasilkan bentuk produk jadi. Di sini diperkenalkan cara menggabungkan (insert existing component) part yang telah dibuat. Pada pertemuan ini kita sudah masuk ke materi sistem basis data CAD (yang akan dijumpai di semester VI nanti).

Hari Ketiga: Rencananya akan diperkenalkan konversi dari 3D menjadi 2D (Drafting) sesuai dengan standar gambar mesin. Di sinilah sepertinya ada sedikit perbedaan pembelajaran menggambar mesin berbasis komputer antara catia dan autocad. Pada CATIA, materi 2D diajarkan terakhir setelah 3D, sesuai dengan paradigma baru yang berbasis object. (Prinsip object oriented adalah mencoba mendekati bentuk aslinya - 3Dimensi). Dan ternyata dari 3D ke 2D pada CATIA menghasilkan draft yang sangat cepat (saya sendiri yang selama ini menggunakan autoCAD terkejut).

Alhasil, semoga acara yang bermanfaat ini dapat dilanjutkan lagi, harapannya mahasiswa mencintai dasar-dasar ilmu yang wajib dimiliki oleh semua insinyur, okeh ..

Oleh: rahmadya | 18 Januari 2010

AutoCAD vs CATIA

Sebagai pengganti mata kuliah Bahasa Inggris III (Bhs Inggris teknik) rencananya hari rabu s.d  jumat akan diadakan pelatihan AutoCAD dan Catia. Berhubung terbatasnya tempat dan belum semua terinstall rencananya akan dibagi dua yaitu autoCAD dan Catia.

AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia.

AutoCAD digunakan oleh insinyur sipil, land developers, arsitek, insinyur mesin, desainer interior dan lain-lain.

Format data asli AutoCAD, DWG, dan yang lebih tidak populer, Format data yang bisa dipertukarkan (interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir ini AutoCAD sudah mendukung DWF, sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD.

AutoCAD saat ini hanya berjalan disistem operasi Microsoft. Versi untuk Unix dan Macintosh sempat dikeluarkan tahun 1980-an dan 1990-an, tetapi kemudian tidak dilanjutkan. AutoCAD masih bisa berjalan di emulator seperti Virtual PC atau Wine.

CATIA (Computer Aided Three-dimensional Interactive Application) is a multi-platform CAD/CAM/CAE commercial software suite developed by the French company Dassault Systemes and marketed worldwide by IBM. Written in the C++ programming language, CATIA is the cornerstone of the Dassault Systemes product lifecycle management software suite.

The software was created in the late 1970s and early 1980s to develop Dassault’s Mirage fighter jet, then was adopted in the aerospace, automotive, shipbuilding, and other industries.

CATIA competes in the CAD/CAM/CAE market with Siemens NX, Pro/ENGINEER, Autodesk Inventor and SolidEdge.

Oleh: rahmadya | 15 Januari 2010

Pengenalan CVT

Kalo sudah baca  Perbandingan Motor Matic, dan sudah jadi penggemar matic, ada baiknya baca juga perihal CVT di bawah ini (materi untuk mobil sih .. tapi ga jauh beda dengan motor kok):

Pengenalan CVT

Continously Variable Transmission (CVT) bekerja pada dasar  sama seperti transmisi otomatis pada umumnya dan mencapai hemat bahan bakar sama dengan pada transmisi manual. CVT dapat berfungsi secara virtual bebas selip (slip-free) dan memungkinkan mesin tetap dalam power range yang optimal, yang menghasilkan hemat bahan bakar yang lebih baik.

 CVT bekerja dalam range of ratio yang lebih rendah untuk akselerasi yang lebih baik dan pengereman mesin yang lebih besar. Posisi “L” juga digunakan untuk pengereman mesin sementara PCM/TCM menggunakan range of CVT ratios yang paling rendah untuk tenaga mendaki yang lebih besar.

 Dasar Operasional CVT

Untuk mengatur persyaratan untuk operasionalnya, komponen elektronik digunakan untuk mengontrol CVT.  Transmission Control Module (TCM) atau Power Control Module (PCM) menerima informasi dari sensor kemudian menggerakkan solenoid untuk operasional yang diperlukan.bila solenoid digerakkan, tekanan ATF digunakan kepada hydraulic valves, yang membuat hydraulic valves berpindah ke engage/disengage clutches atau menggunakan tekanan  ATF ke drive/driven pulleys.

Sama dengan AT yang konvensional, bila ada kerusakan didalam system, lampu D4 akan berkedip untuk memberitahukann kepengemudi dan akan menyimpan DTC didalam TCM/PCM. Pada waktu rusak, CVT masih dapat dijalankan dengan aman.

Untuk informasi tambahan  tentang CVT control, lihat ke Pedoman Informasi Teknisi CVT . CVT tidak menggunakan Torque Converter tetapi malahan menggunakan Start Clutch untuk fungsi tersebut. Ini memerlukan TCM/PCM untuk mengatur tekanan oli Start Clutch, yang menyebabkan perlu melakukan Kalibrasi Start Clutch agar TCM/PCM control benar.

(Bersambung)

Oleh: rahmadya | 13 Januari 2010

Latihan Soal RPL

1. Cyclomatic complexity menyatakan jumlah test untuk menguji control statements. Bila diketahui : 

  1. Flowgraph mempunyai 4 region
  2. V(G) = 11 edge – 9 node + 2 = 4
  3. V(G) = 3 predicate node + 1 = 4

 Maka perlu disiapkan berapa test untuk masing-masing path :

2. Tahapan proses DEBUGING :

 1. Melokalisasi kerusakkan,  2. Desain Perbaikan kerusakkan,  3. Perbaikan Kerusakkan, dan 4. Pengetesan Program

Mana yang benar dari statement di atas?

3. “Apakah kami membangun benar produk“ dikenal dengan istilah …

4. Untuk mendapatkan arsitektur program yang terpartisi merupakan tujuan dari …

5. Tingkatan Kohesi meliputi ..

6. Sebuah desain yang sangat menarik atribut-atribut komponen saat perubahan terjadi, ini lokalisasi dalam sebuah komponen kohesif tunggal adalah pengertian dari …

7. Sistem di desain berdasarkan fungsi yang dapat terlihat. Kondisi sistem (Sistem State) terpusat dan terbagi diantara fungsi-fungsi operasi sesuai kondisinya. Merupakan …

8. Dekomposisi sub sistem menuju komponen adalah …

9. Menurut Davis : Proses desain harus bisa dirujuk dari …

10. Attributes, state variables, instance vars, fields merupakan bagian dari …

11. Bantuan untuk mendefinisikan apa yang ada pada sistem (aktor) dan apa yang harus dilakukan sistem dikenal dengan …

12. Sebuah karakteristik yang mengurangi usaha yang dibutuhkan untuk memperluas desain …

13. Sistem Adalah gambaran dari sekumpulan obyek yang saling berinteraksi. Kondisi sistem (Sistem State) adalah pemusatan kembali dan mengelola masing-masing obyek berdasarkan kondisinya. Obyek boleh jadi instan dari kelas obyek dan komunikasi oleh metode nilai merupakan …

14. Tingkat Kohesi Medium meliputi …

15. Menilai apakah perangkat lunak yang dikembangkan telah memenuhi kebutuhan pemakai tujuan dari …

16. “Apakah kami membangun produk benar” dikenal dengan istilah …

17. Digunakan untuk mengetahui cara kerja suatu perangkat lunak secara internal. Merupakan Pengujian …

Oleh: rahmadya | 30 Desember 2009

Gading Yang Retak

gading yang terukir terlihat indah

tapi mungkin tidak bagimu

keindahan tetaplah keindahan

sudut pandang boleh berbeda

memang tiada gading yang tak retak

tapi jangan engkau lihat retaknya

begitu juga dengan diriku

tatap dengan tajam tahun depan

semoga lebih baik lagi

Oleh: rahmadya | 28 Desember 2009

Bahasa Inggris III: Pembagian Kelompok Presentasi

Berikut ini pembagian kelompok presentasi dalam Bahasa Inggris:

Mulyadi, Boster Bosu, Ahmad Suhaeri, Ahmad Zulkifli

Fajar Kerta, Abul Basir, Abdi S, Nasum

Muhamad Ahsanudin, Sandi D, Iwan, Dimas

Sopyan Hadi, Imam Rudi, Dico Juang, Adhia Desma

Suryana, Ali Mulyana, Andri Agasi, Marno Bambang

Bachtiar Abdillah, Diky, Doni, Edwin

Priyanto, Rujit Rahino, Adi P, Heryanto

Dadi Suryadi, Yousep Achmad, Miko, Agus

Abas B, Eko aryadi, M. Abdul hadi, Hedry Saputra

Vandu Satria, Eko P, Sri Mulyono, Asep, Supriyatna, Bambang

Untuk MODERATOR:

Angel: Good morning everyone.

Angel: Today we’re presenting the findings of our research into student stress.

Angel: This presentation will last about 20 minutes.

Angel: First Rocky will describe our methodology.

Angel: Then Katie will show the results of our survey.

Angel: …and then I’ll speak about the conclusions we drew.

Angel: After that we’ll take questions.

Angel: And now I’ll hand you over to Rocky.

Rocky: Thanks Angel.

Rocky: As you can see, the title of our research is “Stress and the International Student.

Rocky: Major causes and suggested solutions”.

Rocky: We polled a group of 28 international students.

Rocky: The respondents’ ages ranged from 19 to 30.

Rocky: You can see the variety of nationalities in this column.

Rocky: This is a copy of our questionnaire.

Rocky: We asked students to rate their level of stress from zero to five.

Rocky: Zero was no stress and five was extreme stress. The next question concerned…

Rocky: The next question concerned…

Rocky: … And now Katie will talk about the results.

NOTE: Kelompok boleh berubah, asalkan nanti materi tidak boleh sama antara satu kelompok dengan kelompok yang lain. Yang dicetak tebal untuk sementara jadi ketua kelompok. Persiapkan satu orang sebagai moderator dan siapkan slide dalam format ms power point.

Berikut contoh presentasi dalam power point sebagai patokan, Klik 2009-rahmadya-numerical-computation-integration-r201!! (buat supaya tiap orang kebagian melakukan presentasi).

Oleh: rahmadya | 28 Desember 2009

Bahasa Inggris III: Presentasi Dalam Bahasa Inggris

Komunikasi yang efektif. 

Ketika menyampaikan presentasi, anda perlu melihat ke hadirin agar mereka tetap memperhatikan. Usahakan melihat ke setiap orang paling tidak dua kali selama anda berbicara. Dan tersenyum sesekali pada saat yang tepat. Sikap tubuh harus santai dan menunjukkan percaya diri. Bergeraklah dengan bebas dan menggunakan tangan untuk melukiskan apa yang anda maksudkan.

Ketika berbicara nadanya harus santai tapi antusias. Kalau bisa, rekam presentasi anda, supaya anda dapat mengetahui bagaimana kedengarannya bagi orang lain. Tidak usah berteriak tapi perlu suara yang keras dan jelas. Mintalah pada seorang teman untuk mendengarkan dan memberitahu seberapa jauh suara anda dapat didengar. Berikut latihan sederhana untuk membantu suara anda. Ulurkan lengan

sejauh mungkin di depan wajah dengan telapak tangan menghadap ke anda.

Hitung sampai sepuluh dan arahkan suara ke tangan anda. Ketika  berbicara, meskipun santai,  bayangkan bahwa anda menujukan suara  ke tangan anda. Anda akan surprise  bahwa suara anda akan lebih kelas dan lebih keras. Dan buatlah variasi, biarkan suara anda naik turun pada waktu yang tepat. Ingat bahwa bahasa Inggris mengalir seperti sungai. Sekali lagi, minta  seorang penutur bahasa Inggris untuk membantu tekanan dan intonasi yang benar.

 Akhiri presentasi dengan kesimpulan dan ringkasan dari  apa yang sudah dibahas. Kemudian tanyakan apakah ada pertanyaan. Beri waktu satu atau dua menit kepada hadirin untuk membuat pertanyaan. Selama waktu ini anda dapat mematikan OHP dan menyalakan lampu. Kalau ada pertanyaan dari seorang yang bicaranya pelan, ulangi supaya didengar oleh semua sebelum anda menjawab. Dan cek apakah jawaban anda memuaskan dengan bertanya, “Does that answer your question?”, “Apakah itu menjawab pertanyaanmu?”

Setelah waktu untuk tanya-jawab habis, agar hadirin tahu bahwa presentasi sudah selesai, katakan, “Well that concludes my presentation”, “Well sekian presentasi saya”. Dan ucapkan terima kasih.

Memperkenalkan diri.

L1:  Selamat pagi semuanya.

English:  Good morning everyone. 

L1:  Hari ini saya akan berbicara tentang  Stress dan Pelajar  Internasional.

English:  Today I’m going to talk about Stress and the International Student. 

L1:  Presentasi saya akan berlangsung kira-kira 15 menit.

English:  My talk will last about fifteen minutes.

L1:  Pertama saya akan menjelaskan  metodologi kami.

English:  First I’ll take you through our methodology. 

L1:  Kemudian kita akan melihat hasil survey.

English:  Then we’ll look at the results of the survey.

L1:  Setelah itu saya akan menyampaikan kesimpulannya dan kemungkinan solusinya.

English:  Following that I’ll discuss my conclusion and possible solutions.

L1:  Dan kemudian saya akan menjawab pertanyaan.

English:  And then I’ll take questions.

 L1:  Memperkenalkan pembicara pertama.

 L1:  Dan sekarang waktu saya serahkan kepada John, yang akan membahas tentang metodologi.

English:  And now I’ll hand you over to John, who’ll discuss methodology.  

L1:  Kalian lihat dari slide pertama ini bahwa  kebanyakan  pelajar pernah merasa stress.

English:  You can see by this first slide that the majority of students feel some degree of stress.

L1:  Dan grafik ini menunjukkan penyebab utama  stress berkaitan dengan rasa kangen rumah.

English:  And this graph shows a major cause of stress is related to homesickness. 

L1:  Jadi kesimpulannya, pelajar yang menggunakan strategi ini dan mencari pertolongan, mendapati bahwa stress mereka mulai berkurang.

English:  So in conclusion, the students who use these strategies and seek help, find that their stress starts to pass.

Menjawab pertanyaan.

 L1:  Ada pertanyaan?

English:  Are there any questions? 

L1:  Apakah ini menjawab pertanyaanmu?

English:  Does that answer your question?

L1:  Dan sekian presentasi saya.

English:   And that concludes my presentation.

 L1:  Mengucapkan terima kasih kepada hadirin.

 L1:  Terima kasih, kalian sangat membantu.

English:  Thanks, you’ve been a great audience.

NOTE: Semoga bisa dijadikan patokan untuk presentasi awal Januari nanti :)

Oleh: rahmadya | 28 Desember 2009

Nilai Quiz Perpindahan Panas (Kelas Malam)

Berikut nilai quiz perpindahan panas (Radiasi – View Factor):

eko hariyono : 90
endang: 70
masrur: 90
indra teja: 75
edi awaludin: 90
ridwan: 90
m. allif fiqih: 90
riko yulli handoko: 90
m. taufik: 75

Note: Kerjakan lagi sampai benar :)

Tulisan Sebelumnya »

Kategori