Setelah sukses meluncurkan spin (kode produksi UY-125), selang satu tahun disusul dengan produk terbarunya juga masih dari varian skutik, yakni sky wave (kode produksi uw-125). Dan sekarang diawal tahun ’09, muncul lagi yakni Sky Drive (kode produksi UK – 125) juga varian skutik.

Dengan demikian segmen pasar skutik semua diisi oleh suzuki. Sebab, segmen yang dimasuki komplit. Buat remaja cewek atau cowok hingga modifmania cocok dengan sky drive. Sedang pria kantoran atau cowok metrosexual, sip dengan sky wave. Dan ibu-ibu yang mau pergi aerobic, lebih nyaman naik spin.

Kalau ditinjau dari segi harganya, ketiganya bermain di range Rp. 13- 14 juta. Lebih penting untuk mengetahui, detail perubahan apa saja yang disajikan oleh ketiga produk suzuki tersebut? Ikuti saja ulasan yang dibantu oleh Ari Sumarsono Manager mekanik dan rahmat divisi spare part main dealer suzuki PT IJMG di kawasan indrapura, Surabaya.

Memiliki basis mesin sama, yakni mengusung bore (53,5 mm) x stroke (55,2 mm), beitu juga desain crank case yang mutlak menjadi pedoman penggantian basis mesin. Sektor blok silinder, Spin, Sky wave dan Sky Drive mengaplikasi suzuki composite Elecrochemical Material atau SCEM. Di mana permukaan silinder dilapisi krom, untuk menekan nilai gesekan piston dengan silinder.
Karbu Suplai gas segar juga sama, ketiganya mengaplikasi Mikuni BS 26 mm. Mesti demikian, komposisi dalemannya berbeda. Main Jet Spin 95, Sky Wave 130, dan Sky Drive 97,5. Dan pilot jetnya Spin dan Sky Drive 15, sedang Sky Wave 12,5. Choke system juga mengalami perbedaan, Spin dan Sky Wave manual. Sedang Sky Drive model electric automatic. Dimana mekanis plunger choke bekerja berdasar putaran rotor, yang selanjutnya sinyalnya dikirim ke CDI untuk menggerakkan plunger chocke. Jadi untuk menghidupkannya di pagi hari lebih mudah. Sesuai dengan data dan fakta dari pihak Suzuki, konsumsi BBM saat dilakukan pengetesan dengan kecepatan 60 kmpj, Sky Drive 1 liternya sanggup menempuh 41 km. Spin 58 km dan sky wave 45,6 km.
Box Filter
Dimensi box filter milik sky drive lebih besar dibanding Spin. Jalur suplai udara pada box filter Sky Drive hampir sama dengan Sky Wave. Yakni memanfaatkan air scoop yang didesain menyatu dengan bodi belakang. Begitu juga dengan daleman box filternya dilengkapi pre filter udara berlapis oli, untuk mengikat debu dari gasingan roda sebelum masuk ke filter udara. Dengan demikian udara yang dikonsumsi karbu tak cuman bersih tapi juga steril.
CVT
Daleman CVT tah mengalami perubahan, hal ini diperkuat dengan bukti pemakaian dimensi roller weight yang sama. Ketiganya memakai roller berdiameter luar 20 mm, diameter dalam 12,5 mm dan tinggi 15 mm. Hanya bobot yang berbeda, Spin dan Sky Wave 14 gram dan Sky Drive 15 gram. Tentu saja hal ini erat terkait dengan konsep setingan performa mesin lainnya, yang mencakup komposisi daleman karbu. Sampai ke V-Belt juga sama desain dan ukurannya. Hanya saja mulai produk Sky Wave NR II sampai Sky Drive di ’09 akhir, terjadi perbedaan bahan V-Belt yang diimpor langsung dari Jepang, dengan harga yang berbeda, V-Belt lama Rp. 54.300 dan versi baru Rp. 118 ribu. Wacana menarik, di sebuah casing girboks yang sma terjadi perbedaan perbandingan final gear. Sesuai dengan hasil riset, bobot skuti, diameter roda dan performa mesin saling berpengaruh. Maka pada ketiga skutik ini juga mengalami perbedaan final gear. Di antaranya, Spin 13 – 53, Sky Wave 14 – 53 dan Sky Drive 13 – 45. So, dengan demikian akan lebih didapat kemudahan dalam hal peningkatan erforma laju skutik. Lewat kanibalan final gear, yang diklaim memiliki desain dan ukuran sama.
Profil BAN
Sky Wave profil ban ring 16’, memakai ukuran 70/90 dan 80/90 – 16. Kalau spin 70/90 – 14 depan, 80/90 -14 belakang, sky drive lebih gambot lantaran mengimbangi buritannya yang lebih lebar, depatn 80/90 – 14 dan belakang 90/90 – 14. (Sumber: Tabloid Oto-Trend)
saya ingin membeli suzuki matic,dengan katagori body besar, kencang, boros bensin tidak masalah. Pilihannya apakah skywave seri terakhir atau skydrive ?? Mohon Info. Terima kasih
Oleh: wawan on 3 Oktober 2009
at 1:19 pm
kalo bodi dan sasis, baca http://rahmadyatrias.wordpress.com/2009/08/22/bodi-dan-sasis-skydrive-skywave-dan-spin/. body besar di mananya? kalo skywave karena dua shock breaker, jok bisa panjang, jadi bisa muat banyak walau tedeng depan dan belakangnya kecil. skydrive besar tedeng depan dan buritannya, cuma joknya pendek karena single shock. kalo mau kenceng dan irit, bannya dikecilin, jangan seperti saya, digedein malah boros jadinya. Pilihan terserah Anda. Bravo matic: “dalam memilih motor bukan masalah ompong, jantan atau tidak, tetapi kita sebagai manusia yang diberi akal dan fikiran oleh tuhan”
Oleh: rahmadya on 3 Oktober 2009
at 2:23 pm
pada desember 2007 saya beli spin 125 yang jadi masalah : rem adalah utama tapi kalau ganti rem belakang sangat ribet memakan waktu lama soalnya buka knalpot susah buanget pake kunci “L” apalagi kalau bengkel biasa banyak yang ngeluh saya ingin ban belakang ganti rem cakram tapi belum ada spare part tuk suzuki. trimakasih
Oleh: wijayasastrawirya on 10 November 2009
at 7:51 am